10 Jamur Paling Beracun Di Dunia

Klop Info – Info Unik. Jamur adalah tumbuhan yang tidak memiliki klorofil dan sifatnya heterotrof. Secara alami jamur bersimbiosis mutualisme. Jamur sekarang ini banyak di budidayakan dan dikembangkan menjadi makanan olahan, namun tidak semua jamur bisa dimakan. Jamur sebenarnya memiliki banyak jenis, bentuk, warna, aroma, dan kandungan kimiawi berbeda-beda. Tahukah anda jika ada beberapa jenis jamur yang sangat beracun di dunia bila di konsumsi oleh manusia.

Berikut daftar 10 jamur paling beracun di Dunia:

  1. Amanita phalloides (death cap) Dalam bahasa indonesianya adalah Jamur Topi, Salah satu jamur paling mematikan di dunia, meskipun rasa jamur ini lezat akan tetapi jamur ini bisa membunuh manusia hanya dengan takaran 1 ons.
Amanita phalloides (death cap)

Amanita phalloides (death cap)

2. Amanita virosa (destroying angel)

Dengan nama seperti itu, tak heran bahwa yang terbaik untuk menghindari jamur yang sangat beracun ini. Racun di dalamnya menyerang hati dan ginjal, sering fatal, dan tidak ada obat penawar yang ditemukan. Transplantasi hati adalah satu-satunya cara untuk menghindari kematian.

Amanita virosa (destroying angel)

Amanita virosa (destroying angel)

3. Cortinarius rubellus and C. orellanus (deadly webcap/fool’s webcap)

Jamur ini banyak ditemukan di wilayah utara inggris, jamur ini adalah salah satu jamur yang paling beracun di Inggris. jamur webcaps ini sangat mematikan

Cortinarius rubellus and C. orellanus

Cortinarius rubellus and C. orellanus

4. Amanita pantherina (panther cap)

Jamur ini menyebabkan halusinasi dan rasa sakit, dan dalam beberapa kasus jamur ini dapat berakibat fatal bagi manusia.

Amanita pantherina (panther cap)

Amanita pantherina (panther cap)

5. Amanita muscaria (fly agaric)

Jamur ini berwarna warna merah terang dan disertai dengan bintik-bintik putih yang khas, memakan satu atau lebih jamur ini akan membuat Anda merasa sakit dan sedikit mengigau.

Amanita muscaria (fly agaric)

Amanita muscaria (fly agaric)

6. Gyromitra esculenta (false morel)

Dalam bahasa indonesia disebut Jamur Morel, Jamur ini tergolong lezat dan populer di Negara Skandinavia dan bagian dari Eropa Timur. Akan tetapi Jamur ini aman untuk dimakan jika dimasak, tetapi beracun jika dimakan mentah.

Gyromitra esculenta (false morel)

Gyromitra esculenta (false morel)

7. Clitocybe rivulosa (fool’s funnel)

Dalam istilah bahasa indonesia diisebut ” Jamur berkeringat “, jamur ini dapat menyebabkan mual, diare, penglihatan kabur dan membuat kita berkeringat. Hal ini dapat menyebabkan kematian pada kasus yang berat.

Clitocybe rivulosa (fool's funnel)

Clitocybe rivulosa (fool’s funnel)

8. Boletus satanas (devil’s bolete) 

Jamur ini ditemukan di selatan Eropa. indikasi jamur ini menyebabkan mual, diare dan muntah selama berjam-jam, tetapi biasanya tidak fatal. Seperti banyak jamur beracun lainnya, jamur ini jauh lebih berbahaya jika dimakan mentah.

Boletus satanas (devil’s bolete)

Boletus satanas (devil’s bolete)

9. Agaricus xanthodermus (yellow-stainer)

Jamur bisa menyebar Luas di hutan, taman dan pagar tanaman, jamur ini dapat menyebabkan masalah pencernaan yang parah serta berkeringat dan menyebabakan kulit memerah.

Agaricus xanthodermus (yellow-stainer)

Agaricus xanthodermus (yellow-stainer)

10. Omphalotus olearius (jack o’ lantern)

Sesuai dengan namanya jamur ini bisa bersinar saat dalam kegelapan, umumnya jamur ini ditemukan di Amerika Utara, indikasi keracunannya menyebabkan berbagai gejala, termasuk kram dan diare.

Omphalotus olearius (jack o' lantern)

Omphalotus olearius (jack o’ lantern)

10 Jamur Paling Beracun Di Dunia | klops | 4.5

Leave a Reply