Perbedaan Introvert Dan Ekstrovert

KlopZone – Relationship. Mungkin banyak yang mencoba mencari tau apa sebenarnya perbedaan introvert dan ekstrovert. Mari kita bahas pada topik ini. Berbicara tentang Introvert dan Ekstrovert, menurut seorang ahli psikologi dari Swiss bernama Carl Gustav Jung. Jung memperkenalkan kedua konsep ini dalam bukunya Psychological Types. Alat ukur kepribadian seperti Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) dan Big Five Personality menggunakan konsep Introvert dan Ekstrovert dalam penyusunannya. Jung menjelaskan bahwa kedua tipe kepribadian tersebut dibedakan berdasarkan arah minat dan energi dari diri seseorang, apakah lebih pada kehidupan intrapsikisnya ( Introvert ), atau lebih pada orang lain dan hal-hal di luar diri ( Ekstrovert ).

Seorang Introvert mengarahkan perhatiannya pada apa yang terjadi dalam dirinya, reflektif, tenang, berfokus pada satu hal dan melakukannya satu demi satu, serta lebih menyukai beraktivitas sendiri atau bersama beberapa teman terdekatnya, dibanding berada dalam keramaian.

Beberapa Contoh kalimat berikut adalah gambaran umum untuk seorang Introvert:

– Saya sering dinilai sebagai pemikir atau menjaga jarak
– Saya merasa nyaman berada sendirian dan menyukai hal-hal yang bisa saya lakukan sendiri
– Saya lebih suka bersahabat dekat dengan hanya beberapa orang dibanding berteman biasa dengan banyak orang
– Saya kadang-kadang menghabiskan terlalu banyak waktu berpikir dan tidak cepat mengambil tindakan
– Saya kadang-kadang lupa untuk memeriksa realita yang ada untuk melihat apakah ide-ide saya benar-benar dapat diterapkan
Seorang Ekstrovert mengarahkan perhatiannya pada apa yang terjadi di luar dirinya, dan mendapatkan kepuasan dari dunia di luar dirinya. Ia menikmati berinteraksi dengan banyak orang, banyak bicara, terus terang, dan lebih bersemangat ketika bersama-sama orang lain dibandingkan sendirian.

Beberapa Contoh kalimat berikut adalah gambaran umum untuk seorang Ekstrovert:

– Saya sering dinlai ramah atau pintar bergaul
– Saya merasa nyaman berada dalam kelompok dan bekerja di dalamnya
– Saya memiliki berbagai macam teman dan kenal banyak orang
– Saya seringkali langsung bertindak dan kurang memberikan waktu untuk mempertimbangkan secara mendalam
– Sebelum saya memulai sebuah proyek, saya kadang-kadang lupa untuk mengambil waktu memikirkan tentang apa yang ingin saya lakukan dan mengapa saya ingin melakukannya

Meski pun pilihannya hanya apakah saya introvert atau ekstrovert, tapi kebanyakan teori kepribadian saat ini mengukur tingkat introversi – ekstroversi sebagai sebuah continuitas.

Ada orang-orang yang lebih dekat pada salah satu dari keduanya ( Introvert atau Ekstrovert ), tapi ada juga sebagian orang yang berada di tengah-tengah. Orang-orang yang berada di tengah-tengah inilah yang disebut tipe Ambiversi atau Ambivert. Mereka cukup nyaman bergaul dengan orang lain dan bekerja dalam kelompok, tetapi juga membutuhkan waktu sendirian, jauh dari keramaian. (ref.Lip6)

Perbedaan Introvert Dan Ekstrovert | klops | 4.5

Leave a Reply